BANDUNG – Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi kedelapan digelar di Prabuwangi Park, Arcamanik, Bandung. Berbeda dari tujuh kota sebelumnya, konser kali ini menghadirkan sembilan grup musik, termasuk tiga band lokal Bandung, yakni DT09, Stand Here Alone (SHA), dan Preman Disko.
Bandung dipilih karena dikenal sebagai salah satu pusat industri kreatif di Indonesia. Penyelenggara ingin menghadirkan ruang bagi musisi lokal untuk tampil dan berkembang bersama Slank.
Manajer DT09, Reza, mengatakan pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari konser tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi wadah bagi band-band lokal untuk menyuarakan karya sekaligus mendorong regenerasi musisi di Bandung.
Vokalis SHA, Taufik Andryyansyah atau Mbenk, juga mengaku bersyukur kembali dipercaya tampil setelah sebelumnya menjadi bagian dari konser HS Hey Slank di Palembang. Sementara vokalis Preman Disko, Timy, menyebut kesempatan tampil bersama Slank menjadi pengalaman yang membanggakan.
Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, mengatakan semangat “Berani Kita Beda” sejalan dengan karakter kreatif masyarakat Bandung. Karena itu, HS selalu melibatkan musisi lokal dalam setiap rangkaian konser sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri kreatif daerah.
Selain melalui konser, HS juga mengklaim mendukung pemberdayaan masyarakat dengan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, pekerja tanpa pengalaman, serta memberi ruang bagi UMKM untuk memamerkan produknya di setiap penyelenggaraan konser.
Bagi Slank, Bandung memiliki makna tersendiri. Gitaris Ridho mengenang formasi Slank saat ini pertama kali tampil bersama di Sabuga, Bandung, pada 1997, sebuah momen yang menjadi bagian penting dalam perjalanan band tersebut.