BALI, 27 Agustus 2026 — Panggung musik Asia Tenggara bersiap kembali bergemuruh. D’MASIV dipastikan menjadi salah satu penampil dalam AXEAN Festival 2026, festival musik internasional yang akan berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di Jimbaran Hub, Bali.
Kehadiran D’MASIV menjadi salah satu momen yang paling dinantikan karena band asal Indonesia tersebut akan tampil di tengah deretan musisi dari berbagai negara Asia dan kawasan lainnya. AXEAN Festival tahun ini menghadirkan sekitar 49 artis dengan karakter musik yang sangat beragam, mulai dari indie rock, alternative pop, hip-hop, soul hingga musik elektronik.
D’MASIV Bawa Kekuatan Musik Indonesia
Bagi D’MASIV, tampil di AXEAN Festival bukan hanya persoalan menghibur penonton. Festival ini menjadi kesempatan untuk membawa karya musik Indonesia bertemu langsung dengan ekosistem musik regional dan internasional.
Band yang dikenal lewat sejumlah lagu populer seperti “Cinta Ini Membunuhku” dan “Jangan Menyerah” tersebut diproyeksikan menjadi salah satu penampil yang mampu menciptakan momen sing-along bersama penonton.
Kehadiran mereka juga memperlihatkan bahwa musik Indonesia memiliki ruang yang semakin besar dalam festival yang mempertemukan berbagai skena musik Asia.
Bukan Festival Musik Biasa
AXEAN Festival 2026 memiliki misi yang lebih luas daripada sekadar pertunjukan musik.
Festival ini juga berfungsi sebagai platform ekspor musik Asia Tenggara, mempertemukan musisi dengan pelaku industri seperti promotor, label rekaman, booking agent, publisher dan profesional musik lainnya.
Tahun ini, jumlah delegasi industri diperkirakan mencapai sekitar 220 orang, meningkat dibandingkan sekitar 170 delegasi pada penyelenggaraan sebelumnya. Mereka datang bukan hanya dari Asia Tenggara, tetapi juga dari Australia, Kanada, Inggris, Prancis hingga Meksiko.
Artinya, panggung AXEAN dapat menjadi ruang penting bagi musisi Indonesia untuk memperluas jaringan dan membuka peluang baru di luar pasar domestik.
49 Artis dari Berbagai Negara Siap Meramaikan Bali
D’MASIV tidak tampil sendirian.
Lineup AXEAN Festival 2026 turut menghadirkan nama-nama seperti Ndarboy Genk, Arivu, Masdo, Nerd Connection, Subsonic Eye, PLAYERTWO, Yellow Fang, Crystal Murray, ALYSON, Basboi dan sejumlah musisi lainnya.
Deretan tersebut membuat AXEAN 2026 memiliki karakter yang jauh lebih luas dibanding festival yang hanya berpusat pada satu genre.
Musisi Indonesia mendapatkan kesempatan berbagi panggung dengan talenta dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, India, Prancis dan berbagai negara lainnya.
Bali Jadi Titik Temu Musik Asia
Pemilihan Bali sebagai lokasi festival juga bukan tanpa alasan.
Selain dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia, Bali semakin sering menjadi titik temu bagi komunitas kreatif dan industri musik internasional.
AXEAN Festival sendiri kembali digelar di Jimbaran Hub pada 29–30 Agustus 2026. Situs resmi festival menyebut penyelenggaraan tahun ini menghadirkan lebih dari 40 artis di tiga panggung, sekaligus rangkaian konferensi musik bagi pelaku industri.
Dengan kombinasi pertunjukan dan kegiatan industri tersebut, AXEAN berusaha menjadikan Bali bukan hanya sebagai tempat konser, tetapi juga sebagai ruang bertemunya pelaku musik dari berbagai negara.
Peluang Besar untuk Musik Indonesia
Masuknya D’MASIV ke dalam lineup AXEAN Festival memiliki arti penting bagi perkembangan musik Indonesia.
Industri musik saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang jumlah pendengar di dalam negeri. Musisi dituntut mampu membangun koneksi lintas negara, memperluas basis penggemar dan memperkenalkan identitas musik mereka ke pasar global.
AXEAN menjadi salah satu ruang yang memungkinkan proses tersebut berlangsung secara langsung.
Bagi D’MASIV, panggung Bali kali ini bisa menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan bahwa lagu-lagu Indonesia mampu diterima di tengah keragaman musik Asia.
Tinggal Menghitung Hari
AXEAN Festival 2026 tinggal menghitung hari. Pada 29 dan 30 Agustus, Jimbaran Hub akan menjadi tempat berkumpulnya musisi, penggemar musik dan pelaku industri dari berbagai penjuru dunia.
D’MASIV pun siap membawa energi musik Indonesia ke tengah perayaan tersebut.
Lebih dari sekadar penampilan dua hari, AXEAN 2026 memperlihatkan satu hal penting: musik Asia Tenggara semakin memiliki ruang untuk berbicara di panggung global.
Dan ketika D’MASIV naik ke panggung Bali akhir pekan ini, sorotan bukan hanya tertuju kepada satu band Indonesia, tetapi juga kepada seberapa jauh musik Indonesia mampu melangkah di tengah persaingan industri musik internasional.